Lakukan Apa Yang Kita Cintai dan Cintai Apa Yang Kita Lakukan

mas Iwan
Iwan Lestanto

Halo Graziers, lama tak jumpa, kini kita akan mewawancarai salah satu anak muda yang tak menyerah mengejar cita2nya gaes. Namanya Mas Iwan Lestanto.. Seperti apa kisah Mas Iwan? Yuk sama2 kita simak..

Apa kabar Mas Iwan? selamat ya kemaren sudah wisuda..

Kabar baik Grazie.. terimakasih ucapannya….

Mas Iwan kuliah di mana tho dan ambil jurusan apa?

Aku kuliah di Solo.. di STT Intheos Surakarta, ambil jurusan Pendidikan Agama Kristen (PAK), jadi nantinya aku jadi pak guru, hehe.

Setelah wisuda rencananya mau ngapain atau kemana Mas?

Setelah masa studi, aku masih melayani di gereja Solo. O yaa…. aku selama 4 tahun ini melayani di GUPDI Jemaat Pasar Legi Surakarta, dan rencana sih 5 tahun lagi di sini.
Tapi rencana setelah selesai masa dinas di Solo, aku pengen balik ke Wonosobo, mengajar di sekolah2.. dan kembali melayani di Gereja Pantekosta Gunung Hermon 😊.

Mantap betul Mas, mantul.. by the way, apa motivasi Mas Iwan sehingga dulu pengen kuliah?

Motivasi terbesar tentunya panggilan Tuhan.. kalo dari diri sendiri ya pengen meng-upgrade kehidupan gitu 😉 , punya hidup yg lebih baik dr yg dulu (soalnya dulu kan pernah nakal2 nya anak muda) haha.
Satu hal lagi yaitu karena pengen menjadi pendidik agama Kristen, melihat keberadaan kota kita yg sangat minim pengajar PAK..

oya Mas, bagaimana ceritanya hingga bisa kuliah di Solo Mas?

Memang sudah menjadi cita2 dr kecil pengen jadi pengajar (tp waktu itu bukan pngen jadi guru agama sih). Tahun 2014 aku mndapat tawaran atau sponsor dr seorang hamba Tuhan untuk kuliah di Solo. Aku pikir ini kesempatanku untk kuliah, dan kalo memang jalan Tuhan ya kudu dilakukan. Maret 2014 aku ke Solo. Juli nya mulai kuliah dan 27 September yang lalu puji Tuhan sudah wisuda..

Apa saja proses, tantangan yg Mas hadapi selama perkuliahan?

Yaah… pastinya selama masa perkuliahan dan pelayanan di sini ada banyak proses dan tantangan. Aku tidak hanya melayani di mimbar saja, tapi mulai dr dapur sampai pelayanan mimbar aku kerjakan, tp itu menyenangkan sih..
Di tempat ini aku dibentuk dlm hal pendidikan, mental, emosional, hidup bersosial, dan pastinya spiritual nya.. Namun tantangan terbesarku adl ego dr diri sendiri. Aku harus melawan sifat manja ku, egois ku, terlalu pakai perasaan.. apalagi kebanyakan teman2ku orang luar Jawa yg adat dan sifatnya sangat berbeda dg aku. Di situlah aku dibentuk dan belajar saling menghargai..

Kerenn.. trus apa pesan2nya nih Mas bagi teman2 yg mgkn sedang bingung melanjut kerja atau kuliah atau mbojo ketika sudah selesai SMA/SMK?

Pesan2 dr aku adl “Lakukan apa yg kita cintai, dan cintai apa yg kita lakukan”.
Untuk yg masih sekolah atau bekerja, lakukan yg terbaik.. apa yg kita kerjakan sekarang menentukan apa yg akan kita dapatkan di hari esok.
Buat yg masih bergumul mencari kerja, terus berusaha, jangan sekali2 berpikir utk menyerah. Minta pd Tuhan apa yg Dia mau dlm hidup kita.
Kalo soal jodoh jangan kuatir, percayalah Tuhan sudah menyediakan jodoh yg terbaik buat kita, asal kita mencari Dia terlebih dahulu 😊😊😊

Ingat semua tokoh di Alkitab. Tuhan memanggil dan memakai mereka, ketika mereka sedang melakukan pekerjaan.
Hanya orang2 yg mau berusaha yg dipakai Tuhan untuk melakukan rencana Nya.

Siplah kl gitu Mas, terima kasih ya Mas Iwan, sukses selalu 😀

Terimakasih juga Grazie… sukses

selalu, dan terus jadi berkat bagi banyak orang, terkhusus bagi anak2 muda Gereja Pantekosta Gunung Hermon Wonosobo..
Love you all 😊
Tuhan memberkati 🙏

Anastasia Renanti Mitasari – Memilih Berkarya di Kota Kecil

Di saat anak-anak muda sibuk mengejar karier tinggi di perusahaan besar, lain halnya dengan Anastasia Renanti Mitasari. Dia justru memilih berkarier di kota kecil tempatnya dibesarkan. Bukan perusahaan besar yang dipilihnya, tetapi sebagai pengajar di SLB B Dena Upakara, Wonosobo.

 

Mita, sapaan akrabnya berkisah, lulus dari Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, dia dan teman-temannya melamar di perusahaan dan bank-bank bonafid. Tetapi, jalan Tuhan menuntunnya ke Lembaga Pendidikan Anak Tuna Rungu (LPTAR) Dena Upkara. Karena Mita merupakan anak tunggal, kedua orang tuanya ingin Mita bekerja di Wonosobo.

Awal bekerja, Mita mengaku stress. Padahal, Mita pernah melakukan penelitian untuk di SLB B itu. Selain itu, Mita juga telah terbiasa berkomunikasi dengan ayahnya yang juga penderita tuna rungu.

Tetapi, karena Mita anak tunggal, dia tidak terbiasa hidup dengan saudara. Dia merasa terganggu dengan anak-anak itu. Seiring berjalanya waktu, Mita mulai merasa bahwa anak-anak tuna rungu itu “nempel” dengannya.

Dia juga yakin bahwa keberadaanya bersama anak-anak berkebutuhan khusus itu merupakan jawaban Tuhan atas doa-doanya. “Aku selalu berdoa supaya aku bisa bekerja di tempat yang bermanfaat bagi orang lain. Aku senang karena aku juga bekerja di kota tempatku dibesarkan,” kata cewek kelahiran Yogyakarta itu.

Walaupun pernah merasa iri dengan teman-temannya yang bekerja di perusahaan besar dengan segudang fasilitas, rasa iri itu pupus melihat anak-anak didiknya. Bagi Mita, menjadi guru bagi ABK lebih membahagiakan ketimbang  duduk di belakang meja dan berhadapan dengan komputer.

Dari pekerjaannya itu, Mita juga banyak belajar. Sebagai anak tunggal, Mita mengaku manja dan keingginannya selalu ingin dituruti. Tetapi, melihat anak-anak didiknya,  Mita belajar bersyukur. Dia sering memposisikan dirinya seandainya berada di posisi anak-anak itu.

Cewek kelahiran 27 April 1994 itu juga sering mendapat pertanyaan dari saudara-saudaranya. Sebagai lulusan cum laude, apakah Mita ingin pindah kerja. Ada juga yang menawari Mita supaya bekerja di perusahaan besar karena kerabat-kerabat Mita punya jaringan di perusahaan besar. Tetapi, Mita merasa bahwa di tanah tempatnya dibesarkan inilah dia ingin berkarya.

Mita juga kagum dengan anak-anak didiknya. Dia membantah anggapan bahwa anak-anak tuna rungu adalah anak-anak yang keras kepala. “Mereka sama seperti anak-anak lainnya, punya karakter masing-masing. Tetapi yang saya kagumi dari mereka adalah mereka anak-anak yang tulus karena keterbatasan mereka dalam mendengar,” pungkasnya.

 

Penulis: Felicia/ Berbagai sumber

Foto     : Hidupkatolik.com

George Mueller

11 April 1836: George Mueller, pemimpin Plymouth Brethren, membuka panti asuhannya yang terkenal di Wilson Street di Bristol. Pada tahun 1875, panti asuhan Mueller memberikan perawatan untuk lebih dari 2.000 anak-anak, sebuah pekerjaan yang ditopang bukan oleh penggalangan dana biasa, tetapi oleh ribuan “jawaban doa.”
(sumber : @christianhistory)

7 Sifat Cowok Idaman

Graziers..  Sifat yang bisa bikin seseorang jadi cowok idaman para cewek dapat kita pelajari dari figur Boas.

Dalam alkitab, kisah tentang Boas dapat dilihat di Kitab Rut. Gimana sih sifat Boas yang dapat diteladani cowok-cowok zaman now biar mempesona di depan para cewek?

1. Menghormati sesama

Biasa banget ya kayaknya.. tapi coba kita lihat latar belakang Boas, yang bisa kita katakan sebagai bos. Ketika dia berjumpa dengan bawahannya, dia mengucapkan salam, ga langsung nylengos atau main perintah.

Rut 2:4 (TB)  Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: “TUHAN kiranya menyertai kamu.” Jawab mereka kepadanya: “TUHAN kiranya memberkati tuan!” 

2. Care

Boas ngerti tentang kesusahan yang dialami Rut. Itu sebabnya ia ingin membantu Rut dengan memintanya tetap berada di ladang Boas.

Rut 2:8 (TB)  Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: “Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerjaku perempuan. 

Bahkan Boas memerintahkan para pekerjanya untuk memberikan ‘bonus’ kepada Rut.

Rut 2:15-16 (TB)  Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: “Dari antara berkas-berkas itu pun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu; bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia.”

3. Kaya informasi

Boas ga cuma kaya uang dan harta bos.. Dia juga kaya informasi. Buktinya dia bisa tau background kehidupan Rut. Jadi lelaki jangan cupet info gaes, ketinggalan ntar.

Rut 2:11 (TB)  Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. 

4. Ga grepe-grepe
Di suatu malam saat Rut tidur di sebelah kaki Boas, Boas begitu kaget. Namun Boas ga mengambil kesempatan dalam kesempitan untuk meng-grepe-grepe Rut. Boas menghormati perempuan gaes.

Rut 3:8 (TB)  Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.

5. Tau aturan!
Cowok yang ga tau aturan dan ga ngerti sopan santun hanya akan membuat ill feel. Boas ngerti aturan. Dia ga langsung main comot aja. Dia ga keburu nafsu untuk kawin ma Rut. Boas ikut aturan yang berlaku di zaman itu.

Rut 3:12-13 (TB)  Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku. Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi.” 

6. Menyelesaikan sampai akhir
Boas bukan tipe cowok yang setengah-setengah. Ketika dia yakin tentang langkahnya, dia tetap maju apapun tantangan dan halangannya.

Rut 3:18 (TB)  Lalu kata mertuanya itu: “Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga.”

7. Bisa dipegang omongannya
Boas bilang mo nikahin Rut. Dan itulah yang terjadi. Ga cuma php bosss!

Rut 4:13 (TB)  Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki. 

Yak, itulah 7 sifat yang bisa bikin cowok-cowok zaman now jadi idaman para cewek gaesss. God blesss!!!
Penulis : Pdt.Yesaya Sihombing, S.Kom., M.Th